FIRST

Jauh sudah aku melangkah, banyak hal yang telah kulewati. Tibalah aku memulai kisah awalku, menemukan perjalanan romansa untuk pertama kalinya. Saat itu memang aku pernah memiliki sebuah hubungan namun aku hanya menganggapnya hanya sebuah percobaan karena apa yang kujalani sama sekali tak merasakan sesuatu yang dirasakan pasangan lain pada umumnya. Namun kali ini untuk pertama kalinya aku memutuskan untuk menjadi seperti kebanyakan orang lainnya. Aku menghempas prinsipku dan mencoba memulai hal yang membuatku lemah. Kini aku memiliki hubungan dengan seseorang yang bisa membuatku merasakan hal yang selalu kutentang selama ini. Aku benci dengan kata cinta, aku muak dengan pernyataan sayang namun akhirnya itulah yang kurasakan dengannya. Pertama kalinya ada yang bisa membuatku luluh dan berani mengungkapkannya langsung padaku. Ini perjalanan romansa ku yang pertama kalinya. Apa yang ku lalui sejauh ini adalah kenyamanan saat bersamanya. Sosoknya yang lembut dan mampu berfikir dewasa semakin membuatku terkesima setiap saatnya. Entah apa yang membuatku tertarik pada awalnya dengan ia. Ya aku memang telah melanggar semua perkataan yang selalu menentang hal seperti ini, kebanyakan dari mereka yang mengenalku bahkan terkejut dengan pribadiku yang sekarang. Tapi inilah hidupku, aku bisa merubahnya kapanpun aku bisa. Meskipun yang kutahu ada satu hal lagi yang menjadi sebuah pertimbangan dan selalu rumit untuk kupikirkan. Aku hanya tidak bisa menentukan jalan yang sesungguhnya. Aku hanya sanggup merubah bukan untuk menentukan. Entah apakah aku bisa mempertahankannya seperti yang selalu ia katakan padaku "Tidak ada kata menyerah untuk memperjuangkan cinta" , aku tidak bisa menjanjikan itu. Aku hanya bisa berharap tapi aku tidak punya kekuatan untuk menentang. Aku selalu suka caranya menceritakan sesuatu, hal yang selalu membuatku senang ketika mendengarnya. Tak peduli walau itu hanyalah kisah lama nya yang terkadang membuatku sakit mengetahuinya, namun aku selalu diam memperhatikan tiap kata yang ia sampaikan padaku. Aku tidak tahu apakah ia hanya hadir pada awal kisah kehidupan romansa ku untuk sekedar singgah? Atau ia akan menjadi yang terakhir pula untukku? Aku tidak ingin berjanji apapun padanya, akupun tidak ingin berharap. Jika memang ia yang akan menjadi jodohku kita pasti akan dipertemukan meski sering berpisah dan jikapun bukan kuharap ia akan menemukan seseorang yang jauh lebih baik dan terbaik untuknya begitupun untukku.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

STUCKED BUT WONDERING

Hanya Sekedar Saran..

COMEBACK!