KECEWA

Salahku. Dulu aku selalu membenci posisi dimana sahabatku berubah untuk seseorang yang baru. Kini aku berada di posisi dimana aku dibenci akan hal itu. Bodoh! iya aku sangatlah bodoh. Tak pernah aku berfikir jika aku akan berubah sejauh ini. Awalnya kufikir semuanya bisa berjalan lancar, tapi segalanya tak sesuai akan itu. Hal yang kurasakan saat ini adalah kecewa pada diriku sendiri. Entah apakah kata maaf sanggup mengobati luka yang mereka rasakan. Entah apa yang harus aku lakukan sekarang, semuanya sudah retak. Aku tak yakin bisa memperbaikinya. Mungkin apa yang selalu ku takutkan saat itu memang selalu benar dan sendiri jauh lebih baik. Kehidupanku yang datar, dingin, dan membosankan jauh lebih baik dibanding saat ini yang penuh warna disertai kebahagiaan namun menyakiti banyak pihak dan juga diriku sendiri. Aku berjalan diatas rumput hijau yang indah namun berduri, apa aku harus terus berjalan? membiarkan setiap duri itu terus mengkoyak kakiku atau aku berbalik arah kembali pada tanah gersang yang pernah kusinggahi? tidakkah ada yang bisa menuntun ku untuk menjukan arah tujuanku? Semuanya hanya menghakimi apa yang terjadi padaku, mereka hanya bersikap menghindariku bukan merangkulku. Aku butuh semangat yang bisa membuatku sanggup kembali untuk melangkah. Hufft..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

STUCKED BUT WONDERING

Hanya Sekedar Saran..

COMEBACK!