Postingan

BAHAGIA NAMUN SEDIH

 Akhirnya perjalanan panjangku sampai pada sesuatu yg kuinginkan, memang betul usaha takkan pernah mengkhianati hasil. 04 Juni 2022 ini aku akan menikahi pria yg selama ini kuperjuangkan. Bahagia? Sangat. Namun entah mengapa perasaan ini tidak sepenuhnya bahagia. Saat dalam proses persiapan menyambut hari babagiaku, aku justru kehilangan salah satu adikku. Adik perempuan yg sedari dulu ku kenal sangat ceria dan berparas cantik. Ia pergi untuk selamanya. Hal ini sangat membuatku sedih. Hampir setiap hari menuju pernikahan ku, aku selalu menangis bila mengingatnya. Aku selalu berharap mereka semua yg menyayangi dan menyemangati ku untuk menggapai impianku hadir pada hari aku bisa membuktikan segalanya. Aku ingin mereka bahagia kala ku juga bahagia di hari pernikahan ku. Tapi takdir berkata ia akan lebih bahagia bila sudah tidak di dunia lagi. Caca, makasih banyak ya dukungannya selama ini. Teh neng jd nikah ca.. Caca yg tenang yaaa disana. Teh neng selalu kangen :')  Meisya Pusp...

TAHUN 2022

 Selamat datang tahun dimana aku menaruh besar impianku kan terwujud. Tahun ini akan menjadi perjalanan yg amat panjang dengan segala strategi yg telah ku siapkan dalam mencapai Hak yg ingin kupenuhi. Meskipun diawal tahun ini sudah terjadi drama yg memuakkan, namun ku harap itu tidak berpengaruh dengan semangatku untuk memperjuangkan impianku.  Berbicara soal drama yg memuakkan, keluarga besarku lah pemerannya. Aku sudah amat lelah dengan setiap adegan dan narasi dalam pertunjukan yg tiada berujungnya ini. Mereka mengambil peran untuk bisa saling mendominasi satu sama lain agar mendapat spotlight. Entah ending cerita apa yg diharapkan oleh mereka.  Pagi ini aku terbangun dengan hal yg sama, yup perbandingan dengan anak orang lain yg kukira telah terlepas oleh hal itu haha. Namun rasanya aku jg ingin membandingkan segala hal dari keluarga orang lain juga. Apa ada ya orang yg selalu berharap seseorang itu bisa sama dengan orang lain lalu diberikan cermin agar ia juga bisa ...

STUCKED BUT WONDERING

 Milyaran detik jam berdenting hingga hari demi hari sudah terlewati. Pribadi ku masih sama, prinsip dan jiwaku tidak berubah. Baru ku sadari itu setelah sekin lama ku pikir diriku sangatlah ganda. Sesungguhnya aku hanya mengalami hal yg berulang dan selalu sama. Tidak ada yg kurasa bahwa ada yg kurang ataupun lebih. Setiap kejadian yg kualami masih pada circle yg sama. Mungkin saat ini aku bisa tertawa namun tak lama sedih datang, aku bisa memikirkan banyak hal dan seolah optimis karena menemukan metode baru dalam menyelesaikan segala pertanyaan hidupku nyatanya itu hanyalah rencana. Realitaku tidak semudah mimpi yg kuharapkan. Selalu saja jiwa ini berbisik "apakah kau akan lebih baik?" Aku tidak bisa memastikannya. Aku tidak bisa menentukan pilihanku, yg ku rasakan hanya takut. Aku takut untuk hidup dan aku takut untuk mati.  Aku sangat ingin melakukan hal yg ku tentukan sendiri, bukan hanya sekedar demi balas budi ataupun mengemban beban. Aku ingin hidup dengan apa yg kuci...

DEAR DREAM

Gambar
Apa yg kurasakan? Entah. Seringkali semuanya menjadi satu, terkadang ada hal yang dominan, namun tak jarang pula kosong dan serasa hampa. Jangankan orang lain, bahkan diriku sendiri tidak bias menilai aku ini orang seperti apa?. Setiap saat banyak hal yang berubah, banyak hal yang terjadi. Seketika aku berpikir bahwa segalanya terlihat mudah, tetapi kusadari lebih dalam nyatanya hal itu akan sangat sulit kulewati dan itu mampu membuatku terdiam untuk waktu yang panjang. Aku tidak tahu harus bercerita kepada siapa, aku hanya sendiri dan tidak satupun mendengarkan bisikanku. Aku tahu sifatku terlalu hiperbola, tulisanku terlalu merujuk pada konotasi umum. Tidak satupun mampu kujelaskan secara detail karena pasti jawabannya adalah kini aku telah gila. Bertahun tahun baru kusadari apa yang kualami adalah sebuah mental illness dan kerusakan dari caraku menahan semua perasaan. Aku ingin menjadi orang yang baik. Aku ingin selalu ada untuk setiap orang yang membutuhkan pertolongan. Aku bahka...

LELAH

Kini aku baru bisa mengunjungi kembali catatan online ku, ya blog ini hanya berisikan semua perasaanku. Aku hanya ingin mungkin saat aku tidak ada, kisahku dapat menjadi jejak bagi orang orang yang ku sayangi. Oh ya, ini sudah masuk awal tahun rasanya aku semakin tua saja. Banyak sekali yang terjadi meskipun hanya selang beberapa hari, namun aku tetap pada kondisi yang sama. Setiap orang sudah berlari namun aku masih duduk termenung memandang langit tanpa awan. Aku lelah, mungkin sudah berjuta kali hal itu terucap. Hari demi hari ingin rasanya aku berteriak dan menangis sekuat tenaga yang aku bisa, tetapi egoku haru kupendam. Rasa sakit ini harus ku kubur. Aku harus bersikap bahwa tidak ada yang terjadi dalam hidupku. Bayag - bayang ingin meninggalkan hidup ini semakin kuat tiap detiknya, aku sangat ingin mengakhiri segalanya. Lagipula aku tidak pernah meminta untuk hidup, aku tidak pernah ingin lahir di dunia ini. Namun untuk pergi sekarangpun sudah terlambat, batinku seakan berperang...

COMEBACK!

Setelah sekian lama akhirnya kembali lagi! 2 tahun lamanya, banyak hal yg telah ku lalui. Banyak sekali fase yg telah ku selesaikan, dan kini masuk ke dalam fase terberat lainnya. Entah apa aku akan bisa melewatinya seperti sebelumnya atau bahkan aku berhenti melangkah. 2 tahun berlalu, begitupun usiaku yg pula berubah. Semakin dewasa aku semakin paham apa yg sesungguhnya amat sangat kubutuhkan dalam hidup ini. Keadaan depresi dan stress masa itu tidak lagi ku rasakan meskipun tekanan batin ku justru meningkat berkali kali lipat dari sebelumnya!! Entah apa aku yg semakin kuat menghadapinya atau aku yg mulai tidak peduli dengan hal yg menyakitkan untukku. Semakin lama hidup terasa semakin tidak adil bagiku, namun dalam sisi lain mulai berpihak padaku. Semua nampak berbeda setiap saatnya, dan kali ini aku rasa takkan menyerah. Aku lebih merasa menggebu gebu untuk menghadapinya!!! Mungkin wardah yg dulu belum menghilang dalam diri ini, tapi wardah yg baru ini takkan lagi menjadi lemah yg ...

KECEWA

Gambar
Salahku. Dulu aku selalu membenci posisi dimana sahabatku berubah untuk seseorang yang baru. Kini aku berada di posisi dimana aku dibenci akan hal itu. Bodoh! iya aku sangatlah bodoh. Tak pernah aku berfikir jika aku akan berubah sejauh ini. Awalnya kufikir semuanya bisa berjalan lancar, tapi segalanya tak sesuai akan itu. Hal yang kurasakan saat ini adalah kecewa pada diriku sendiri. Entah apakah kata maaf sanggup mengobati luka yang mereka rasakan. Entah apa yang harus aku lakukan sekarang, semuanya sudah retak. Aku tak yakin bisa memperbaikinya. Mungkin apa yang selalu ku takutkan saat itu memang selalu benar dan sendiri jauh lebih baik. Kehidupanku yang datar, dingin, dan membosankan jauh lebih baik dibanding saat ini yang penuh warna disertai kebahagiaan namun menyakiti banyak pihak dan juga diriku sendiri. Aku berjalan diatas rumput hijau yang indah namun berduri, apa aku harus terus berjalan? membiarkan setiap duri itu terus mengkoyak kakiku atau aku berbalik arah kembali pada t...